Senin, 11 September 2017

Ke-egoisan teman

Aku telah menyerah dengan perasaan kemarin.
Ku simpan rasa itu di suatu ruang gelap di dalam hati.
Kau tak lagi menjadi inginku.
Tak lagi menjadi ke'egoisanku

Aku menyukaimu selayaknya teman dan berharap tak kan menjadi buruk esok.
Menghabiskan waktu, mengobrol dan menggilla seperti teman.
Habiskan waktu menjadi anak muda yang penuh suka cita.
Aku tak ingin lebih, tak akan meminta ataupun memaksamu lebih dari ini.

Aku tahu hatimu masih rapuh. Rapuh akan kenagan masa lalumu.
Keinginan untuk di mengerti oleh-nya.
Keinginan mu untuk memilih yang baik untukmu.
Memilih seseorang membuatmu nyaman seperti dirinya yg dulu.
Kau masih belum mampu membuka hatimu kepada yang baru.

Aku yang egois mungkin akan selalu egois dimatamu.
Menginginkanmu dengan caraku namun kau menolak dengan caramu.
Meski keegoisan ku hanya untuk memilikimu sebagai teman tetap saja tak nyaman bagimu.
Aku akan menjagamu, aku tak akan pergi.

Aku tahu kau masih mencoba, kau belajar membuka hati tapi kau kesulitan
Aku tau kau lelah karena akupun merasa sulit utuk membuka hati setelah sekian lama
Tak mudah mencintai yang baru dengan segala kenangan indah dari yanng dulu.
Aku mencoba mengertikan mu karena aku pun pernah di posisimu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar